Iklan Kapal Cepat

Aduh, Dosen Nakal dari Kampus Swasta Resmi Ditahan Polres Aceh Barat

Aduh, Dosen Nakal dari Kampus Swasta Resmi Ditahan Polres Aceh Barat
IST

Meulaboh | Seorang oknum pegawai yang disebut-sebut sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi swasta bidang kesehatan berinisial Mua (30), yang tinggal di Gampong Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat resmi ditahan oleh Polres Aceh Barat.

Mua ditahan oleh Polisi sejak Selasa (31/10/2017) kemarin, karena diduga melakukan tindak pidana cabul dan perbuatan tidak menyenangkan. Kepala Kepolisian Resor Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo melalui Kasat Reskrim AKP Fitriadi pada wartawan, Kamis (02/11/2017) mengatakan bahwa Selasa kemarin sekira pukul 16.30 Wib datang seorang perempuan ke Mapolres Aceh Barat.

Kedatangan seorang perempuan berinisial DS, itu melaporkan dugaan telah terjadinya tindak pidana perbuatan cabul dan perbuatan tidak menyenangkan, di salah satu kampus (Akbid) di Kabupaten Aceh Barat.

Pelapor yang masih berstatus pelajar atau mahasiswi asal Nagan Raya, itu menceritakan bahwa kisah dugaan nakal dosen berinisial Mua tadi, terjadi pada Senin (09/10/2017) lalu, sekira pukul 16.00 Wib DS alias pelapor menghubungi Mua (terlapor).

Dalam komunikasi itu, mengatakan bahwa pelapor ingin konsultasi dengan Mua. Kemudian Mua menjawab, “naik saja ke lantai atas bapak di lantai tiga sekarang,” kata tersangka Mua pada korban.

Tidak lama kemudian, korban langsung naik ke lantai tiga untuk menjumpai Mua yang diduga bejat tadi. Setelah itu, terlapor mengatakan kepada korban bahwa bahan Karya Tulis Ilmial (KTI) korban orang lain yang buat. Tetapi DS alias korban membantah. Kata korban pada tersangka "tidak pak saya buat sendiri, " jelas AKP Fitriadi, mengulang pengakuan korban tadi.

Lalu, saat itu Mua mengatakan kepada korban “kemari duduk dekat dengan bapak,” kemudian tidak lama kemudian tersangka alias Mua menarik korban ke dalam kamar dan mengunci pintu dari dalam. Dan, saat di dalam kamar tersangka mendorong korban ke atas kasur, lalu menindih dan membuka baju, mencium bibir, dan kening serta perbuatan tak senonoh lainnya.

Selain DS, mahasiswa lainnya berinisial I juga ikut menjadi korban serta telah melaporkan dugaan dosen bejat itu. Korban I itu berasal Meulaboh, Aceh Barat yang masih berusia 21 tahun. Sedangkan korban DS yang hanya beda satu tahun dengan I pada Polisi mengaku masih trauma dengan aksi jahat dosennya itu.

Dari laporan DS dan I, Polisi menangkap Mua di kediamannya, Gampong Blang Beurandang. Ia juga dikenakan Pasal 46 Qanun Jinayat Nomor 6 Tahun 2014 dan Qanun Acara Jinayat Nomor 7 tahun 2013 dengan hukuman cambuk sebanyak 45 kali, denda emas 450 gram dan 3,7 tahun penjara.***

Komentar

Loading...