Iklan Kapal Cepat

Tahun 2015 dan 2016

Angka Kematian Bayi Tertinggi di Aceh Barat dan Pidie

Angka Kematian Bayi Tertinggi di Aceh Barat dan Pidie
MODUSACEH.CO/Juli Saidi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Selain memaparkan terkait kinerja tenaga medis, Ombudman RI Perwakilan Aceh dalam FGD, Jumat (19/05/2017) juga menyebutkan jumlah angka kematian bayi. Menurut Ombudsman, bila dilihat dari 23 kabupaten-kota di Aceh pada tahun 2015, angka kematian bayi terendah di Banda Aceh, dengan jumlah tiga per 1.000 kelahiran hidup. Kemudian, diikuti Kabupaten Aceh Tenggara 4 per 1.000 kelahiran hidup dan Kota Lhokseumawe sejumlah 7 per 1.000 kelahiran hidup. Sedangkan kematian bayi tertinggi terdapat di Kabupaten Aceh Barat.

Jumlahnya mencapai 27 per 1.000 kelahiran hidup, dan diikuti Kabupaten Simeulue sejumlah 23 per 1.000 kelahiran hidup. “Kalau dilihat data 2015 Aceh Barat tertinggi angka kematian bayi,” ujar Kepala Perwalikan Ombudsman Aceh Taqwaddin Husin, Jumat. Namun, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif menyebutkan, untuk tahun 2016 angka kematian bayi tertinggi, di Kabupaten Pidie. “Kalau tahun 2016 angka kematian bayi tertinggi di Pidie,” ujarnya. Itusebabnya, dalam diskusi itu berkembang saran, untuk selanjutnya Ombudsman RI Perwakilan Aceh diharapkan melakukan investigasi sama bidang kesehatan di semua wilayah Aceh. Alasannya, peserta FGD beranggapan persoalan di Aceh Barat, juga akan sama dengan kabupaten-kota lain di Aceh. “Berdasarkan paparan berkembang, perlu dilihat juga di daerah lain,” kata beberapa peserta FGD.***

Komentar

Loading...