Usai Terpilih dan Jelang Pelantikan

Awas! Mulai Ada Oknum Penipu Yang Jual Nama Timses Irwandi-Nova

Awas! Mulai Ada Oknum Penipu Yang Jual Nama Timses Irwandi-Nova
lintasgayo.co
Rubrik

Banda Aceh | Usai terpilih dan menjelang hari pelantikan. Diduga ada sejumlah oknum yang mengaku anggota tim sukses atau pemenangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, melakukan pendekatan dengan sejumlah pihak. Baik pejabat SKPA di jajaran Pemerintah Aceh maupun kabupaten dan kota. Termasuk pada sejumlah pengusaha di Banda Aceh.

Kabarnya, mereka tak segan-segan untuk bertemu dan mengirim pesan melalui WhatApps (WA) untuk meminta sejumlah dana dan proyek. “Operasi ini semakin muda dan terbuka jalan, paska kehadiran Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah  atau akrab disapa Abu Doto pada Kongres I Partai Nasional Aceh (PNA), 1-2 Mei 2017 lalu di Banda Aceh. “Mereka memanfaatkan momentum itu, seolah-olah Abu Doto juga sudah restu,” ungkap seorang sumber media ini.

Sumber media itu mengaku. Pihaknya sudah mulai didatangi sejumlah oknum yang mengatasnamakan tim pemenangan Irwandi-Nova. Ada yang meminta dana segar dengan alasan untuk biaya kongres. Ada juga meminta proyek dengan janji akan direkomundasikan kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih sebagai salah satu kepala dinas. “Kalau saya tidak goyah. Sebab, saya tahu persis sikap Pak Irwandi dan Nova. Tidak mungkin itu dilakukan. Selain itu, dari nama-nama timses yang saya tahu dan check, nama oknum tersebut tidak terdaftar. Biasalah, bahkan ada yang menjual nama Kapolda, Pangdam serta Kajati Aceh. Saya yakin ini penipuan,” ungkap seorang pejabat di Banda Aceh.

Karena alasan keamanan, dia minta namanya tidak disebutkan. Selain itu, dia pun sungkan untuk mengabarkan kondisi itu kepada Irwandi-Nova. Dia khawatir dinilai sedang mencari muka. “Ini hanya saya sampaikan kepada Anda. Dan saya yakin tidak benar serta penipuan,” kata sumber itu.

Menurutnya, oknum tadi masih memakai pola lama. Harusnya dia paham betul bahwa untuk mengisi sejumlah jabatan SKPA, Irwandi-Nova akan melakukan penjaringan melalui fit and propertest. “Itu telah disampaikan saat penyampaian visi dan misi ketika debat dan kampanye dulu,” sebut sumber ini sambil tersenyum.

Sementara itu, salah seorang pengusaha di Banda Aceh juga mengaku ada didatangi oknum yang mengaku dari tim pemenangan Irwandi-Nova. Kepada dia, oknum tadi juga meminta sejumlah dana dengan dalih akan melakukan konsolidasi ke kabupaten dan kota, menyambut pelantikan Irwandi-Nova di Banda Aceh. “Kepada saya oknum itu mengaku akan membicarakan kepada Pak Irwandi untuk diberikan proyek. Oknum tadi salah, dia tak tahu bagaimana hubungan saya dengan Pak Irwandi,” ungkap sumber tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur  Aceh terpilih Nova Iriansyah mengaku belum mendapat laporan dan mendengar adanya praktik oknum tidak bertanggungjawab tersebut. “Hal-hal seperti ini bisa saja terjadi dalam konteks penipuan. Seolah-olah dilakukan tim pemenangan Irwandi-Nova, kami belum mendengar dan akan kita telesuri,” tegas Nova.

Menurutnya, saat ini tim Irwandi-Nova sedang melakukan langkah-langkah singkronisasi RPJM, sesuai dengan visi dan misi mereka. Namun, diakui Nova Iriansyah, langkah tersebut tidak dilakukan terlalu jauh, karena tidak etis. Namun, diakuinya juga tidak mau terlalu lama menunggu sehingga tak terlambat. “Terima kasih informasi, kami akan terlusuri itu,” sebut Nova pada media ini melalui telpon seluler, Rabu malam (17/5/2017). Sementara itu, Irwansyah atau akrab disapa Tgk Maksalmina,  mantan Ketua PNA yang juga penanggungjawab Tim Pemenangan Irwandi-Nova belum berhasil dimintai pendapatnya. Nah, lepas dari semua itu, tak salah jika para pihak lebih ekstra hati-hati dan tidak mudah percaya dengan oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut.***

Komentar

Loading...