Breaking News

Iklan Dinkes Aceh

Diduga Selewengkan Dana Desa, Keuchik Lampisang Dilapor Polisi

Diduga Selewengkan Dana Desa, Keuchik Lampisang Dilapor Polisi
MODUSACEH.CO/Azhari Usman
Penulis
Rubrik

Aceh Besar | Sejumalah masyarakat Gampong Lampisang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh resmi melaporkan keuchik setempat berinisial M kepada Polisi Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, Banda Aceh, Kamis, (3/8/17). M dilaporkan karena diduga telah melakukan penyelewengan dana desa yang diperuntukkan untuk pembangunan saluran pembuangan di gampong  tersebut.

Seorang warga bernama Zamzami (40) mengatakan, sesuai kontrak yang ia peroleh dari Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar tahun 2016, anggaran untuk Gampong Lampisang Rp 509 juta lebih untuk membangun 843 meter saluran pembuangan. Nyatanya, saluran yang dibangun hanya 771 meter. “ Intinya, ada kekurangan volume pekerjaan. Karena proyek itu sudah diserah-terimakan, makanya kita buat laporan kepada polisi kenapa ini bisa kurang. Kita juga telah menanyakan langsung pada Pak Keuchik, namun dia selalu menghindar,” jelas Zamzami pada MODUSACEH.CO, di Banda Aceh, Selasa, (8/8/17).

Padahal, menurutnya, keuchik dan aparat gampong sudah memperoleh untung atas proyek ini. Sebab, dalam kontrak, tertera harga bangunan dalam satu meter sebesar Rp 600 ribu lebih. ”Kalau kami hitung, paling habis biaya itu sekitar Rp 450 ribu. Itu pun sudah ada untung mereka Rp 200 ribu lebih per meter. Tapi, bukan itu yang kita protes, kita lapor karena kurang volume tadi. Karena manfaat tidak dapat dirasakan semua masyarakat,” ungkap Zamzami.***

 

 

 

Komentar

Loading...