Rapat Paripurna LKPJ Walikota Banda Aceh

DPRK Nilai Gedung Madani Canter Tak Ada Amdal dan IMB

DPRK Nilai Gedung Madani Canter Tak Ada Amdal dan IMB
Azhari Usman/MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Pimpinan dan anggota DPRK Banda Aceh menilai, pembangunan Gedung Madani Center Banda Aceh tidak memadai. Alasannya, karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL). Itu sebabnya, mereka meminta Walikota Banda Aceh untuk segera menyelesaikan persoalan ini agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Rekomendasi itu yang dibacakan anggota DPRK Banda Aceh, Tasrib B,ST, pada Rapat Paripurna Istimewa DPRK Banda Aceh terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Banda Aceh tahun anggaran 2016, di Gedung DPRK Banda Aceh, Kampung Baru, Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat, (16/06/17). Karena itu, anggota DPRK meminta Walikota Illiza sa'aduddin Djamal untuk menindak instansi terkait, agar memenuhi semua unsur yang dibutuhkan dalam pembangunan gedung ini. Selain itu, supaya menjadi contoh bagi masyarakat Banda Aceh, banwa Pemerintah Kota Pemko Banda Aceh juga patuh terhadap peraturan yang berlaku.

Rapat tersebut dipimpin Waki Ketua DPRK Banda Aceh T. Hendra Budiansyah didampingi Hery Julius, dihadiri 18 anggota DPRK Banda Aceh, serta Walikota Hj. Illiza sa'aduddin Djamal dan Wakil Walikota Banda Aceh Drs.H. Zainal Arifin. Usai sidang, Walikota Banda Aceh Hj. Illiza sa'aduddin Djamal pada awak media mengatakan, akan menindaklanjuti semua rekomedasi anggota DPRK, dalam masa akhir jabatannya. Jika dirinya tidak dapat menyelesaikan itu, maka akan diteruskan pada Walikota Banda Aceh selanjutnya. "Saya juga minta maaf atas semua kekurangan, serta terima kasih pada jajaran Pemko Banda Aceh, atas kerja keras yang dilakukan selama ini. Semoga menjadi amal kita semua," kata Illiza mengakhiri ucapannya.***                        

Komentar

Loading...