Kantor Imigrasi Aceh Deportasi 17 Imigran Sri Lanka

Kantor Imigrasi Aceh Deportasi 17 Imigran Sri Lanka
Imigran asal Srilanka di ditampung di eks kantor Imigrasi Lhokseumawe Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Selasa (10/1/2017) malam dideportasi ke negara asalnya.(kompas.com)
Penulis
Rubrik
Sumber
Kompas.com

LHOKSEUMAWE | Sebanyak 17 imigran asal Sri Lanka yang selama ini ditampung di eks kantor Imigrasi Lhokseumawe, Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Selasa (10/1/2017) malam, dideportasi ke negara asalnya. Sebelumnya, imigran itu terdampar di perairan Banda Aceh tahun lalu.

Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf memindahkan mereka ke lokasi penampungan sementara di Lhokseumawe. Pasalnya, eks gedung kantor Imigrasi Lhokseumawe itu kerap digunakan menampung warga Rohingya yang terdampar di perairan Aceh dua tahun terakhir.

Kepala Bagian Operasi, Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan, Rabu (11/1/2017), menyebutkan, imigran tersebut dibawa melalui jalan darat dengan menggunakan bus dari Lhokseumawe ke Bandara Kualanamu di Medan, Sumatera Utara.

“Imigran ini dikawal dua polisi, dua TNI, tim Imigrasi Banda Aceh, Imigrasi Lhokseumawe dan tim dari International Organization for Migration (IOM),” ujar AKP Ahzan mewakili Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman.

“Pagi tadi mereka diterbangkan dari Kualanamu menuju Jakarta, seterusnya menuju Colombo, Sri Lanka, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia,” terangnya.***

Komentar

Loading...