Konferensi Pemuda Muslim Se-Dunia Akan Diselenggarakan di Banda Aceh  

Konferensi Pemuda Muslim Se-Dunia Akan Diselenggarakan di Banda Aceh  
ist

Bangkok | Pada Desember 2017 mendatang direncanakan akan digelar  Konferensi Pemuda Muslim Se-Dunia, di Banda Aceh. Untuk menggelar kegiatan  International  Youth Leaders Forum 2017 tersebut,  Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA)  atau Aceh Youth Leaders School, melakukan pendatanganan kerjasama dengan Internasional Institute For Peace and Development Studies (IIPDS) dibawah naungan The Asian Muslim Action Network (AMAN).

Penandatanganan kerja sama tersebut, diwakili Munawar Khalil dari SPMA dengan Ekraj Imran Sabur selaku Direktur IIPDS/ AMAN, dan juga disaksikan anggota DPD asal Aceh Fachrul Razi,MIP dan Sekjend of AMAN, Mr Abdus Sabur.

Seusai pendatanganan kerjasama, Rabu (9/8/2017), Munawar Khalil mengatakan, pihaknya akan melakukan kerja sama untuk menjalin hubungan antara Aceh dengan para Pemimpin Muda di beberapa negara dan beberapa organisasi Pemuda yang ada di Bangkok.

“Mereka sudah sangat berpengalaman di dunia internasional dengan berbagai program dan kegiatan dunia sosial yang telah dilakukan berbagai negara di Asia dan belahan dunia lainnya. Sehingga kita mengharapkan dengan hadirnya mereka, pemuda Aceh dapat belajar banyak dari mereka untuk mendongkrak daya saing pemuda Aceh di dunia internasional serta membangun jaringan internasional,” kata Munawar, melalui WhatsApp dari Bangkok, Jumat, (11/8/17).

Sementara itu, inisiator kegiatan International Youth Leaders Forum 2017 Fachrul Razi mengatakan, konferensi Pemuda Muslim Se-Dunia, dilaksanakan  dalam rangka peringatan 12 tahun Perdamaian Aceh, Memorendum of Understanding (MoU) Helsinki dan peringatan 13 tahun musibah Tsunami dan Gempa.  

"Kegiatan ini akan diikuti 100 Pemimpin Muda Muslim dari negara Asia, Eropa dan Amerika," kata Fachrul Razi, Jumat (11/8).

Fachrul Razi melanjutkan, kegiatan itu akan mengumpulkan 1000 pemimpin muda se-Aceh dan 100 pemimpin muda seluruh dunia. "Kami berharap ini akan menjadi program tahunan di Aceh dalam rangka memperkenalkan Aceh kepada jaringan pemuda seluruh dunia terhadap peace building dan pengalaman disaster management serta budaya Aceh.***

 

Komentar

Loading...