Iklan Kapal Cepat

Meski Banjir Telah Surut, Aktivitas Belajar Siswa di Aceh Belum Normal

Meski Banjir Telah Surut, Aktivitas Belajar Siswa di Aceh Belum Normal
Puluhan TNI dari Kodim 0105 Aceh Barat bersama siswa membersihkan ruang sekolah SMPN 3 Kawai XVI dari lumpur sisa banjir, Selasa (10/01/17).(kompas.com)
Penulis
Rubrik
Sumber
Kompas.com

MEULABOH | Meski banjir luapan air Sungai Kreung Meuereubo yang sempat menggenangi SMPN 3 Kawai XVI di Desa Pasie Jambu, Kecamatan Kawai XVI, Aceh Barat, selama sepekan ini telah surut, namun aktvitas belajar siswa hingga hari ini belum kembali normal.

Hal itu karena seluruh ruang belajar siswa masih menyisakan lumpur banjir. “Banjir kemarin mencapai satu meter, sehingga seluruh ruangan belajar siswa dan ruang pustaka terendam, tapi kemarin airnya mulai surut," kata Jailani A, kepala SMPN 3 Kawai XVI, kapada wartawan, Selasa (10/01/17).

Menurut Jailani, SMPN 3 Kawai XVI ini kerap terendam banjir luapan air Sungai Krueng Meureubo saat dilanda musim hujan, sehingga aktivitas belajar dan mengajar siswa sering terganggu. “Sekolah kami sudah sering terendam banjir, karena jarak dengan aliran Sungai Krueng Meureubo hanya sekitar satu kilometer," katanya.

Berdasarkan pantuan Kompas.com, puluhan personel TNI dari Kodim 0105 Aceh Barat bersama sejumlah siswa yang sudah kembali ke sekolah pagi tadi membersihkan seluruh ruang kelas dari lumpur sisa banjir.

“Kita dari TNI membantu membersihkan ruang kelas dari sisa banjir, sehingga besok proses belajar dan mengajar siswa kembali normal," kata Letkol Inf Hery Riyana Sukma, Dandim 0105 Aceh Barat. Selain SMPN 3 Kawai XVI, kata Hery, puluhan personel TNI juga dikerahkan ke sejumlah sekolah lain di Kecamatan Kawai XVI untuk membersihkan lumpur dari sisa banjir.

“Hari ini kita kerahkan personel TNI ke sejumlah sekolah yang sempat terendam beberapa hari ini, sehingga aktivitas belajar siswa cepat kembali normal," ujarnya.***

Komentar

Loading...