Putusan Hakim Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh

Pasangan Sesama Jenis Divonis 85 Kali Cambuk

Pasangan Sesama Jenis Divonis 85 Kali Cambuk
Istimewa/MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | Majelis Hakim Mahkamah Syar’iah Kota Banda Aceh Khairil Jamal, memvonis 85 kali cambuk terhadap MT (24) dan MH (20). Keduanya dinyatakan secara sah dan menyakinkan telah dengan melakukan hubungan sejenis (homoseksual)  atau liwath. Ini berarti melanggar Pasal 36 ayat 1 Qanun Jinayah Nomor 6 Tahun 2014 dengan ancaman maksimal 100 kali cambuk.

Putusan itu dibacakan pada sidang, Rabu (17/5/2017) di Banda Aceh. Sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh Gulmaini menjerat kedua terdakwa dengan hukuman 80 cambuk. Namun, majelis hakim memutuskan  85 cambuk atau lima kali lebih berat dari tuntutan jaksa. MT (24) berasal dari Medan Sumatera Utara (Sumut) sementara MH (20) berasal dari Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. "MH dan MT terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan jarimah liwath (perbuatan homo)," kata Gulmaini kepada wartawan usai sidang dua pekan lalu.

Sekedar mengulang,  pasangan sesama jenis MH dan MT digerebek warga Desa Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh pada Selasa (29/3) lalu. Mereka ditangkap di dalam sebuah rumah kos. Ketika massa mendobrak pintu kos, diketahui keduanya dalam kondisi tanpa pakaian. Usai digerebek, keduanya diboyong ke kantor kepala desa dan akhirnya diserahkan ke polisi syariah Aceh. Dari penggerebekan ini, ditemukan sejumlah barang bukti di antaranya kondom bekas pakai, kondom yang belum terpakai dan sejumlah barang bukti lainnya. Selama menjalani pemeriksaan keduanya meringkuk di sel Polisi Syariah Aceh. "Kasus liwath ini perdana di Aceh," kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan WH Aceh, Marzuki beberapa waktu lalu.***

Komentar

Loading...