Iklan Idul Fitri 1438

Penipu Catut Nama Gubernur Aceh Diciduk di Pidie

Penipu Catut Nama Gubernur Aceh Diciduk di Pidie
ilustrasi
Penulis
Sumber
merdeka.com

Pidie | Aparat Polsek Indrajaya Kabupaten Pidie menciduk seorang pelaku penipuan mengaku tim sukses gubernur terpilih Aceh Irwandi Yusuf yang meminta sejumlah uang pada warga miskin. Uang tersebut diminta berdalih untuk pengurusan pembangunan rumah dhuafa. Pelaku tunggal itu berinisial A (36), kini meringkuk di Mapolsek Indrajaya. Pelaku sudah melakukan penipuan kepada 16 warga dengan diminta uang antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per orang. Total hasil penipuan ini telah terkumpul uang sebanyak Rp 3.650.000.

Pelaku mendatangi rumah-rumah warga miskin. Dengan berlagak tim sukses Irwandi Yusuf, pelaku kemudian meminta foto kopi KTP, KK agar bisa mendapatkan rumah dhuafa. Kepada korban diminta sejumlah uang dengan alasan untuk pengurusan bantuan rumah dhuafa tersebut.

Kapolsek Indrajaya, Iptu T. Tasrizalsyah mengatakan, penangkapan pelaku ini berdasarkan laporan dari warga kepada Tim Seuramoe Pidie Irwandi Yusuf, yang diterima Ketua Armia dan Sekrataris Muhammad. Laporan tersebut mengenai adanya pengutipan liar pada warga mengatasnamakan tim sukses Irwandi Yusuf.

"Dari laporan masyarakat tersebut kemudian Armia dan Muhammad mencoba mencari keberadan pelaku A dengan dibantu oleh Personil Polsek Indrajaya," kata Iptu T. Tasrizalsyah, Selasa (13/6).

Setelah dilakukan pencarian keberadaan pelaku. Akhirnya tim Seuramoe Pidie Irwandi Yusuf bersama personel Polsek Indrajaya berhasil meringkus pelaku, Senin (12/6) pukul 09.00 WIB di Gampong Meunasah Raya Lhok Kaju, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie. Saat diringkus pelaku sedang mengutip dana tersebut pada warga.

"Lalu pelaku ditangkap dan diinterview serta dibawa ke Mapolsek Indrajaya untuk dimintai keterangan," kata dia. Menurut dia, kepada petugas pelaku mengaku melakukan pengutipan liar ini atas perintah rekannya berinisial Z. Z yang memerintahkan dirinya untuk melakukan pendataan warga yang akan menerima rumah bantuan.

"Z melakukan pendataan masyarakat yang akan menerima bantuan berdasarkan perintah dari umi, yaitu istri Tgk Y warga Grong–Grong Kecamatan Grong–Grong," ujar dia. Sekarang pelaku dan barang bukti berupa uang tunai Rp 3.650.000, beberapa foto Kopi KK, KTP masyarakat, 2 unit HP 1 tas pinggang warna, 1 tas warna hitam dan 1 unit Sepmor BL 4541 AH telah diamankan di Mapolsek Indrajaya guna penyelidikan lebih lanjut.***

Komentar

Loading...