Breaking News

Di Balik Perbedaan SPP UIN Ar-Raniry Dengan Unsyiah

Rektor UIN Farid Wajdi Ibrahim : Unsyiah Dua Kali Bahkan Tiga Kali Lipat Dari UKT Reguler UIN

Rektor UIN Farid Wajdi Ibrahim : Unsyiah Dua Kali Bahkan Tiga Kali Lipat Dari UKT Reguler UIN
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim MA/Foto Rahma Yanti/modusaceh.co
Penulis
Editor
Sumber
Reporter Banda Aceh 02

Banda Aceh | Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim MA, di ruang kerjanya, lantai II, Gedung Rektorat, UIN Ar-Raniry, Darusalam, Banda Aceh, Kamis (10/8/2017) mengatakan, UIN tidak memberatkan mahasiswa secara umum.

Menurut Rektor UIN pada 2016, Presiden Joko Widodo melalui Menteri Keuangan telah memberi hadiah kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin. Alasanya, karena menganggap dari seluruh UIN yang ada di Indonesia, hanya 15 UIN yang sudah dipilih sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang memberikan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) termurah kepada masyarakat, dengan pelayanan  baik dan tidak melebihi dari yang sudah ditentukan (biaya reguler).  "Jadi SPP reguler Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN itu berbeda," kata Rektor UIN Ar-Raniry.

Rektor UIN yang sering jadi khatib Jumat itu melanjutkan , ada orang tua menanyakan langsung kepadanya terkait besaran biaya SPP yang ada di UIN melalui jalur mandiri. Kata Rektor, apakah mahal atau ada uang pembangunan, tanya orangtua dari calon mahasiswa tadi pada rektor.

Rektor menjelaskan, rata-rata uang kuliah tunggal (UKT) reguler di Unsyiah dua kali, bahkan tiga kali lipat dari UKT reguler di UIN Ar-Raniry.  "Reguler saja sudah mahal, apalagi jalur mandiri yang ada di Unsyiah, contoh Fakultas Hukum di Unsyiah itu ilmu sosial, namun SPP-nya mencapai enam juta rupiah. Sedang Fakultas Adab dan Fakultas Dakwah di UIN Ar-Raniry, itu juga ilmu sosial, tapi SPP-nya kurang lebih Rp 1,4 juta.  

Penjelasan Rektor UIN Ar-Raniry itu ada benarnya. Berdasarkan data yang diperoleh media ini dari Kepala Biro Keungan Unsyiah Siti Nurhasanah bahwa biaya kuliah tunggal, itu yang paling rendah Rp 6 juta. Seperti Fakultas Hukum, FKIP, dan FISIP. Itu belum termasuk Fakultas Kedokteran, sebab biaya kuliah tunggal bisa mencapai Rp 22 juta.

Ini belum lagi dibandingkan dengan biaya SPP UIN dengan Unsyiah. Karena menurut Rektor UIN Ar-Raniry, SPP di UIN itu ada yang Rp 400 ribu-Rp 800 ribu per semester. Untuk katagori ini, jumlahnya lima persen dari total mahasiswa yang kuliah di UIN Ar-Raniry. Sementara di Unsyiah SPP paling rendah untuk reguler Rp 500 dan paling mahal untuk fakultas yang sama seperti Fakultas hukum Rp 6 juta. "Kalau Rp 1,4 juta dengan Rp 6 juta berapa kali lipat," kata Rektor UIN Ar-Raniry, sembari bertanya. ***

Komentar

Loading...