Iklan Kapal Cepat

Turnamen Aceh World Solidarity Diselenggarakan Desember 2017

Turnamen Aceh World Solidarity Diselenggarakan Desember 2017
ist

Banda Aceh | Turnamen Aceh World Solidarity Cup dipastikan akan diselenggarakan pada 2-8 Desember 2017. Kepastian itu diperoleh setelah dilakukan launcing di Hermes Hotel, Lambhuk, Banda Aceh, Minggu, (12/11/17).

Di depan awak media, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyebutkan. Empat Tim Nasional (Timnas) telah memestikan diri ikut, dalam turnamen sepak bola Internasional bertajuk Aceh World Solidarity, yang diselenggarakan di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya Banda Aceh. “Tuan rumah Indonesia, Brunai Darussalam, Mongolia dan Kirgizstan,” sebut Irwandi Yusuf didampingi beberapa orang panitia acara itu.

Kata Irwandi Yusuf, turnamen Aceh World Solidarity Cup ini merupakan perwujudan dari rasa solidaritas dunia terhadap Aceh, yang pernah dilanda bencana Tsunami 2004 lalu. Banyak negara membantu Aceh hingga bangkit dari keterpurukan. Selain itu, lanjut Irwandi untuk memperkenalkan pariwisata Aceh pada dunia luar, bahwa Aceh aman untuk dikunjungi.

Sekretaris Asosiasi Provinsi PSSI Aceh, Khaidir mengatakan. Sebenarnya, panitia turnamen internasional ini melalui PSSI juga telah mengundang beberapa tim nasional lain, seperti Australia, Jepang, Thailand, Vietnam, dan Turki. Tetapi, karena berbenturan dengan agenda federasi sepak bola dunia atau FIFA, maka mereka tidak bisa ikut turnamen di Aceh.

Sementara itu, Pembina Aceh World Solidarity, Zaini Yusuf menyatakan. Selain, turnamen itu, panitia juga mengelengarakan pertandingan pembuka antara tim Aceh yang dihimpun dari berbagai liga berhadapan dengan tim  PSSI U-19. Selain itu, Kata Zaini Yusuf Turnamen Aceh World Solidarity Cup ini akan memperebutkan hadiah dengan total Rp 550 juta. Pertanyaanya adalah, apakah Mongolia dan Kirgiztan negara yang ikut membantu Aceh saat musibah tsunami lalu. Kedua, apakah kualitas sepak bola kedua negara ini memang pantas dan patut diberi katagori berkualitas sehingga dapat diraih dan petik pengalaman berharga dari mereka? Ah, yang benar saja Pak Gubernur! ***

Komentar

Loading...