Iklan Kapal Cepat

Diduga Peninggalan Jepang

Warga Lamnga Temukan Bom Mortir

Warga Lamnga Temukan Bom Mortir
Istimewa/MODUSACEH.CO
Rubrik

Banda Aceh | Kamis sore (18/5/2017), sekira pukul 17.00 WIB, Mahendra (35), warga Dusun Lam  Kuta, Desa Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, sedang mengali tanah di seputaran rumahnya. Dia berniat untuk membuat pagar. Tiba-tiba, saat asyik mengali atau sedalam 40 sentimeter, Mahendra menemukan benda aneh dan keras. Merasa curiga, dia terus menggali benda tersebut untuk dinaikkan ke atas. Begitu terkejutnya Mahendra, ternyata benda keras tadi berbentuk bom mortil. Tak mau buang waktu, Mahendra langsung menghubungi anggota Polsek Krueng Raya, melaporkan penemuan benda tersebut.

Tiba di tempat kejadian perkara (TKP), personil Polsek Krueng Raya langsung menghubungi anggota Brimop Ujong Batee untuk  mengevakuasi bom mortil tersebut. Saat itu,  personil Brimop Ujong Batee Bripka Zulfikar menghubungi komandannya untuk meminta petunjuk terhadap proses evakuasi bom tersebut. Sebab, bom itu tidak bisa di evakuasi malam hari dan tidak diperbolehkan sesuai SOP.  Rencananya, bom mortil tersebut dievakuasi Jumat, 19 Mei 2017 sekira Pkl 15:30 WIB.

Benar saja, Kapolsek Krueng Raya beserta unit Jibom Gegana Polda Aceh, dipimpin Brigadir Sanusi, tiba di TKP dan melakukan  proses evakuasi bom mortil tersebut (19/5/2017). Saat ini bom mortil tersebut telah diamankan dan di bawa pihak Jibom Gegana Polda Aceh ke Detasemen Gegana Sat. Brimobda Aceh. Diperkirakan bom mortil tersebut merupakan peninggalan zaman Jepang dan diduga masih ada yang lainnya di sekitar TKP. Sebab, dulunya di lokasi itu merupakan tempat tinggal para pejuang kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Aceh Besar.***

Komentar

Loading...